Sinobi Kurawa. Powered by Blogger.
RSS

Wow, Percobaan-percobaan Menarik Pada Air yang Bisa Dipraktekkan Sendiri

Air memang tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan manusia. Sebagian besar permukaan bumi adalah air demikian juga dalam tubuh kita.
Kekuatan air antara lain digunakan untuk membangun pembangkit listrik. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga dapat menjumpai fenomena-fenomena menarik yang berhubungan dengan air ini. Ini adalah beberapa di antaranya dan bisa dicoba.
1. Air Bisa Meledak
Yang satu ini memang sedikit berbahaya karena melibatkan proses “superheating”. Proses ini membuat air di atas titik didihnya tanpa secara fisik terlihat mendidih.
Saat air mendidih biasanya akan terlihat keluar gelembung-gelembung dari air yang panas. Hal ini diakibatkan oleh adanya sesuatu atau setitik zat di dalamnya yang kemudian menimbulkan gelembung-gelembung tersebut.
Biasanya itu adalah mineral-mineral yang terdapat pada air dan juga dari permukaan wadahnya yang cacat.
Kalau kita menggunakan air distilasi yang tidak mengandung mineral-mineral, dan jika Anda menyimpannya di wadah yang mulus dan kemudian memasukkannya ke dalam microwave, maka air tersebut akan dapat dipanaskan hingga di atas titik didihnya dan masih dalam keadaan tenang.
Lalu masukkan sebuah benda ke dalamnya dan lihatlah ledakannya, seperti dalam video di Youtube berikut ini:
2. Air Yang Bisa Menyeberang Seperti Jembatan
Ini juga sedikit berbahaya, ingat fim The Abyss? Di film tersebut digambarkan suatu makhluk atau monster yang berwujud air. Nah, dengan dua wadah air yang kita dampingkan plus aliran listrik kita akan mencoba membuat versi kecilnya.
Perhatikan bahwa air akan menyeberang dari air di gelas katoda (+) ke gelas (-). Lihat 2 video berikut ini:
Jembatan air ini bahkan bisa sepanjang 25mm. Sepertinya ada hubungan aliran listrik ini dengan struktur unik dari air.
3. Air dan Wiski Anti-Gravitasi
Trik ini biasanya diberikan di sekolah atau kursus bartender dengan menggunakan wiski. Penuhi gelas dengan wiski dan yang satu lagi dengan air biasa. Letakkan kartu di atas air biasa lalu balikkan dan letakkan di atas gelas wiski.
Tarik sedikit kartunya, dan ajaibnya air dan wiski bukannya bercampur, yang terjadi justru keduanya bertukar tempat!
Memang agak dibutuhkan kesabaran untuk mencobanya karena jika berhasil setidaknya proses ini akan berlangsung selama 10 menit.
Hal ini bisa terjadi karena wiski yang mengandung alkohol 40%, yang kepadatannya (density) lebih rendah dari air biasa.
Saat kartu digeser dan membuat celah kecil, air merembes meski tidak terlihat. Wiski yang lebih ringan dipaksa “ditendang” keluar ke gelas di atasnya.
4. Membuat Salju Instan dari Air yang Mendidih
Kalau yang ini hanya bisa dilakukan di negeri-negeri dengan empat musim. Saat musim dingin (yang sangat-sangat dingin) cobalah mendidihkan air dan siramkan ke udara. Hasilnya terlihat dalam video ini :
Jika temperatur 30 derajat Fahrenheit atau di bawah 0, uap air akan segera membeku secara instan. Itulah mengapa air harus dididihkan karena uap air memiliki rasio surface-to-mass yang jauh lebih besar.
Seluruh partikel-partikel kecil air yang dipanaskan akan dengan sangat cepat dingin ketika bertemu dengan udara yang super-dingin, sehingga akan membentuk kristal-kristal es secara instan. Yang diingat, cuaca di luar harus cukup dingin untuk mencobanya.
5. Es Instan
Trik ini prinsipnya sama tapi tidak harus dalam kondisi luar yang super-dingin. Mungkin Anda pernah memasukkan minuman ke dalam freezer dengan maksud untuk mendinginkannya dengan cepat, tapi Anda lupa hingga kira-kira 3 jam.
Ketika diambil kembali kelihatannya biasa saja, tetapi ketika dibuka tutupnya, gumpalan seperti lumpur salju akan segera terbentuk.
Cara kerjanya sama dengan air dalam proses “super-heating”, dimana air didinginkan dan dibuat tetap dalam keadaan cair di atas titik beku normalnya.
Lalu dengan mengetuk atau menggoyangkan wadahnya, air di dalamnya akan membeku dalam hitungan detik. Perhatikan video dari Youtube ini:
Hal ini akan lebih baik lagi dengan menggunakan bir. Masukkan dalam freezer kira-kira 3 jam, lalu ambil dan buka tutupnya.
Saat gelembung-gelembung udara mulai terbentuk, air dalam bir ini akan segera mengkristal. Anda bahkan bisa mematahkan botolnya untuk menikmatinya dalam cara yang lain.

Thank you for your NICE attention..
Sumber: http://esa-wh.blogspot.com/2012/03/wow-percobaan-percobaan-menarik-pada.html#ixzz20yMzlIu1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Alat Optik

Cermin dan lensa serta prinsip kerjanya memberikan sarana pemahaman bagi pemanfaatannya untuk mempermudah dan membantu kehidupan manusia. Alat-alat yang bekerja berdasarkan prinsip optik (cermin dan lensa) digolongkan sebagai alat optik.

Mata

Salah satu alat optik alamiah yang merupakan salah satu anugerah dari Sang Pencipta adalah mata. Di dalam mata terdapat lensa kristalin yang terbuat dari bahan bening, berserat, dan kenyal. Lensa kristalin atau lensa mata berfungsi mengatur pembiasan yang disebabkan oleh cairan di depan lensa. Cairan ini dinamakan aqueous humor. Intensitas cahaya yang masuk ke mata diatur oleh pupil.

Bagian-bagian mata

Bagian-bagian mata

Cahaya yang masuk ke mata difokuskan oleh lensa mata ke bagian belakang mata yang disebut retina. Bentuk bayangan benda yang jatuh di retina seolah-olah direkam dan disampaikan ke otak melalui saraf optik. Bayangan inilah yang sampai ke otak dan memberikan kesan melihat benda kepada mata. Jadi, mata dapat melihat objek dengan jelas apabila bayangan benda (bayangan nyata) terbentuk tepat di retina.

Lensa mata merupakan lensa yang kenyal dan fleksibel yang dapat menyesuaikan dengan objek yang dilihat. Karena bayangan benda harus selalu difokuskan tepat di retina, lensa mata selalu berubah-ubah untuk menyesuaikan objek yang dilihat. Kemampuan mata untuk menyesuaikan diri terhadap objek yang dilihat dinamakan daya akomodasi mata.

daya akomodasi mata

daya akomodasi mata

Saat mata melihat objek yang dekat, lensa mata akan berakomodasi menjadi lebih cembung agar bayangan yang terbentuk jatuh tepat di retina. Sebaliknya, saat melihat objek yang jauh, lensa mata akan menjadi lebih pipih untuk memfokuskan bayangan tepat di retina.

Titik terdekat yang mampu dilihat oleh mata dengan jelas disebut titik dekat mata (punctum proximum/PP). Pada saat melihat benda yang berada di titik dekatnya, mata dikatakan berakomodasi maksimum. Titik dekat mata disebut juga dengan jarak baca normal karena jarak yang lebih dekat dari jarak ini tidak nyaman digunakan untuk membaca dan mata akan terasa lelah. Jarak baca normal atau titik dekat mata adalah sekitar 25 cm.

Adapun, titik terjauh yang dapat dilihat oleh mata dengan jelas disebut titik jauh mata (punctum remotum/PR). Pada saat melihat benda yang berada di titik jauhnya, mata berada dalam kondisi tidak berakomodasi. Jarak titik jauh mata normal adalah di titik tak hingga (~).

Rabun Jauh dan Cara Memperbaikinya

Orang yang menderita rabun jauh atau miopi tidak mampu melihat dengan jelas objek yang jauh tapi tetap mampu melihat dengan jelas objek di titik dekatnya (pada jarak 25 cm). titik jauh mata orang yang menderita rabun jauh berada pada jarak tertentu (mata normal memiliki titik jauh tak berhingga).

Rabun jauh dapat diperbaiki dengan menggunakan lensa divergen yang bersifat menyebarkan (memencarkan) sinar. Lensa divergen atau lensa cekung atau lensa negatif dapat membantu lensa mata agar dapat memfokuskan bayangan tepat di retina.

miopi dikoreksi menggunakan lensa negatif

miopi dikoreksi menggunakan lensa negatif

Jarak fokus lensa dan kuat lensa yang digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami rabun jauh dapat ditentukan berdasarkan persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa.

pers01pers02Di sini jarak s adalah jarak tak hingga (titik jauh mata normal), dan s’ adalah titik jauh mata (PR). Prinsip dasarnya adalah lensa negatif digunakan untuk memindahkan (memajukan) objek pada jarak tak hingga agar menjadi bayangan di titik jauh mata tersebut sehingga mata dapat melihat objek dengan jelas.

Rabun Dekat dan Cara Memperbaikinya

Orang yang menderita rabun dekat atau hipermetropi tidak mampu melihat dengan jelas objek yang terletak di titik dekatnya tapi tetap mampu melihat dengan jelas objek yang jauh (tak hingga). Titik dekat mata orang yang menderita rabun dekat lebih jauh dari jarak baca normal (PP > 25 cm).

Cacat mata hipermetropi dapat diperbaiki dengan menggunakan lensa konvergen yang bersifat mengumpulkan sinar. Lensa konvergen atau lensa cembung atau lensa positif dapat membantu lensa mata agar dapat memfokuskan bayangan tepat di retina.

hipermetropi dikoreksi menggunakan lensa positif

hipermetropi dikoreksi menggunakan lensa positif

Jarak fokus lensa dan kuat lensa yang digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami hipermetropi dapat ditentukan berdasarkan persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa.

pers011pers03Di sini jarak s adalah jarak titik dekat mata normal (25 cm), dan s’ adalah titik dekat mata (PP). Prinsip dasarnya adalah lensa positif digunakan untuk memindahkan (memundurkan) objek pada jarak baca normal menjadi bayangan di titik dekat mata tersebut sehingga mata dapat melihat objek dengan jelas.

Kaca Pembesar

Kaca pembesar atau lup digunakan untuk melihat benda kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata secara langsung. Lup menggunakan sebuah lensa cembung atau lensa positif untuk memperbesar objek menjadi bayangan sehingga dapat dilihat dengan jelas.

180px-magnifying_glass2Bayangan yang dibentuk oleh lup bersifat maya, tegak, dan diperbesar. Untuk mendapatkan bayangan semacam ini objek harus berada di depan lensa dan terletak diantara titik pusat O dan titik fokus F lensa. untuk menghasilkan bayangan yang diinginkan, lup dapat digunakan dalam dua macam cara, yaitu dengan mata berakomodasi maksimum dan dengan mata tidak berakomodasi.

Lup dapat digunakan dengan mata berakomodasi maksimum untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan. Agar mata berakomodasi maksimum, bayangan yang terbentuk harus tepat berada di titik dekat mata (s’ = sn = jarak titik dekat mata).

lup3-300x105Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata berakomodasi maksimum adalah

pers09Dimana P adalah perbesaran lup, sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal), dan f adalah jarak fokus lup.

Menggunakan lup dalam keadaan mata berakomodasi maksimum membuat mata menjadi cepat lelah. Agar mata relaks dan tidak cepat lelah, lup digunakan dalam keadaan mata tidak berakomodasi. Untuk mendapatkan perbesaran bayangan yang diinginkan dalam keadaan mata tidak berakomodasi, bayangan yang terbentuk harus berada sangat jauh di depan lensa (jarak tak hingga). dalam hal ini objek harus berada di titik fokus lensa (s = f).

lup2-300x2041Perbesaran bayangan yang dihasilkan oleh lup dengan mata tidak berakomodasi adalah

pers051Dimana P adalah perbesaran lup, sn adalah jarak titik dekat mata (sn = 25 cm untuk mata normal), dan f adalah jarak fokus lup.

Mikroskop

Perbesaran bayangan yang dihasilkan dengan menggunakan lup yang hanya menggunakan sebuah lensa cembung kurang maksimal dan terbatas. Untuk mendapatkan perbesaran yang lebih besar diperlukan susunan alat optik yang lebih baik. Perbesaran yang lebih besar dapat diperoleh dengan membuat susunan dua buah lensa cembung. Susunan alat optik ini dinamakan mikroskop yang dapat menghasilkan perbesaran sampai lebih dari 20 kali.

Sebuah mikroskop terdiri atas dua buah lensa cembung (lensa positif). lensa yang dekat dengan objek (benda) dinamakan lensa objektif, sedangkan lensa yang dekat mata dinamakan lensa okuler. Jarak fokus lensa okuler lebih besar daripada jarak fokus lensa objektif.

mikroskop dan bagian-bagiannya

mikroskop dan bagian-bagiannya
pembentukan bayangan pada mikroskop

pembentukan bayangan pada mikroskop

Objek yang ingin diamati diletakkan di depan lensa objektif di antara titik Fob dan 2Fob. Bayangan yang terbentuk oleh lensa objektif adalah I1 yang berada di belakang lensa objektif dan di depan lensa okuler. Bayangan ini bersifat nyata, terbalik, dan diperbesar. Bayangan I1 akan menjadi benda bagi lensa okuler dan terletak di depan lensa okuler antara pusat optik O dan titik fokus okuler Fok. Di sini lensa okuler akan berfungsi sebagai lup dan akan terbentuk bayangan akhir I2 di depan lensa okuler. Bayangan akhir I2 yang terbentuk bersifat maya, diperbesar, dan terbalik terhadap objek semula.

Perbesaran yang dihasilkan mikroskop adalah gabungan dari perbesaran lensa objektif dan perbesaran lensa okuler. Perbesaran lensa objektif mikroskop adalah

pers062Dimana Pob adalah perbesaran lensa objektif, s’ob adalah jarak bayangan lensa objektif dan sob adalah jarak objek di depan lensa objektif.

Adapun perbesaran lensa okuler mikroskop sama dengan perbesaran lup, yaitu sebagai berikut.

pers072

untuk mata berakomodasi maksimum


pers08

untuk mata tidak berakomodasi


Dimana Pok adalah perbesaran lensa okuler, sn adalah jarak titik dekat mata (untuk mata normal sn = 25 cm), dan fok adalah jarak fokus lensa okuler.

Perbesaran total mikroskop adalah hasil kali perbesaran lensa objektif dan perbesaran lensa okuler. Jadi,

P = Pob × Pok

Hal-hal penting yang perlu diketahui berkaitan dengan mikroskop:

(1) jarak antara lensa objektif dan lensa okuler disebut juga panjang tabung (d). panjang tabung sama dengan penjumlahan jarak bayangan yang dibentuk lensa objektif (s’ob) dengan jarak benda (bayangan pertama) ke lensa okuler (sok).

d = s’ob + sok

(2) menggunakan mikroskop dengan mata berakomodasi maksimum berarti letak bayangan akhir berada di titik dekat mata di depan lensa okuler. Jadi, dapat dituliskan

s’ok = −sn

(3) menggunakan mikroskop dengan mata tidak berakomodasi berarti jarak benda di depan lensa okuler (sok ) berada tepat di titik fokus lensa okuler (fok). Jadi, dapat dituliskan

sok = fok

Teropong Bintang

Bintang-bintang di langit yang letaknya sangat jauh tidak dapat dilihat secara langsung oleh mata. Teropong atau teleskop dapat digunakan untuk melihat bintang atau objek yang letaknya sangat jauh.

Teropong terdiri atas dua lensa cembung, sebagaimana mikroskop. Pada teropong jarak fokus lensa objektif lebih besar daripada jarak fokus lensa okuler (fob > fok). Teropong digunakan dengan mata tidak berakomodasi agar tidak cepat lelah karena teropong digunakan untuk mengamati bintang selama berjam-jam. Dengan mata tidak berakomodasi, bayangan lensa objektif harus terletak di titik fokus lensa okuler. Dengan demikian, panjang teropong (atau jarak antara kedua lensa) adalah

d = fob + fok

dimana fob adalah jarak fokus lensa objektif dan fok adalah jarak fokus lensa okuler.

Adapun perbesaran P yang dihasilkan oleh teropong adalah

pers10

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Followers